Gunakan Scroll Mouse/Keyboard Untuk Mengscroll Halaman
 
 
 
Copyright © IMAN ABDI DARMA SEJATI
Design by Dzignine
Sabtu, 28 Juli 2012

Urgensi Belajar Bahasa Arab


Bahasa Arab adalah bahasa Agama Islam dan bahasa Al-Qur’an, seseorang tidak akan dapat memahami kitab dan sunnah dengan pemahaman yang benar dan selamat (dari penyelewengan) kecuali dengan bahasa Arab. Menyepelekan dan menggampangkan Bahasa Arab akan mengakibatkan lemah dalam memahami agama serta jahil (bodoh) terhadap permasalahan agama.
Sungguh sangat ironis dan menyedihkan, sekolah-sekolah dinegeri kita, bahasa Arab tersisihkan oleh bahasa-bahasa lain, padahal mayoritas penduduk negeri kita adalah beragama Islam, sehingga keadaan kaum muslimin dinegeri ini jauh dari tuntunan Allah ta’ala dan Rasul-Nya.
Maka seyogyanya anda sekalian wahai penebar kebaikan… mempunyai andil dan peran dalam memasyarakatkan serta menyadarkan segenap lapisan masyarakat akan pentingya bahasa Al Qur’an ini, dengan segala kemampuan yang dimiliki, semoga Allah menolong kaum muslimin dan mengembalikan mereka kepada ajaran Rasul-Nya yang shohih. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah ta’ala. Segala puji hanyalah bagi Allah Tuhan semesta alam.

A. Dasar Pentingnya Bahasa Arab

1. Bahasa Arab adalah bahasa wahyu. al-Qur’an menyebutkan bahasa Arab sebagai bahasa wahyu sebanyak 11 kali, (QS. al-Zukhruf: 3, Yusuf: 2, Fussilat: 3 & 44, al-Syura: 7, al-Ahqaf: 12, al-Ra’d: 37, al-Nahl: 103, Taha: 113, al-Syu’ara: 192-195 dan al-Zumar: 27-28), di antara bunyi Firman tsb adalah: “Sesungguhnya Kami turunkan al-Quran dalam bahasa Arab agar kamu mengerti”. (QS. Yusuf 2)
2. Bahasa Arab adalah Bahasa yang bersifat ilmiah dan unik. Di antaranya mempunyai akar kata dan tasref (conjugation) yang bisa mencapai 3.000 bentuk perubahan yang tidak dimiliki oleh bahasa lain.
3. Bahasa Arab adalah Pemelopor peradaban. Sebab bahasa Arab digunakan di peringkat internasional selama 8 abad dalam bidang keilmuan, politik, ekonomi, dll. Sehingga banyak sekali kata-kata Arab yang dipinjam oleh bahasa lain hingga kini. Contoh ringkas kata Arab yang dipinjam dalam bahasa Indonesia: akal, ajaib, alkohol, aljabar, asykar, atlas, bakhil, falak, kertas, ilmiah, kimia, mayit, nisbi, wakil, zalim dll. Sedangkan dalam bahasa Inggris, di antara kata-kata hasil pinjaman adalah: admiral (amÊr al-raÍl), adobe (al-tËb), alcalde, cadi, cauzee (al-qÉÌÊ), arsenal (dÉr al-ÎinÉ’), alkanet (al-ÍinÉ’), cable (Íabl), checkmate (shÉh mÉt), cheque (shÊk), divan (diwÉn), kohl (kuÍl), magazine (makhÉzin), mummy (mËmiyÉ’), sugar (sukkar) syrup (sharÉb) dll.
4. Bahasa Arab adalah bahasa al-Qur’an, tonggak peradaban dan merupakan bagian dari agama. Bahkan Imam Syafi’i mengharuskan setiap Muslim untuk belajar bahasa Arab.
5. Maka hendaklah setiap Muslim belajar bahasa Arab semaksimal mungkin, sehingga dia dapat (mengetahui makna) kesaksian tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. (Imam Syafi’i, al-Risalah, ed. Ahmad M. Syakir, 48)

B. Pengaruh Bahasa Arab Untuk Pendidikan
1. Mempermudah Penguasaan Terhadap Ilmu Pengetahuan
Islam sangat menekankan pentingnya aspek pengetahuan melalui membaca. Allah ta’ala berfirman, “Bacalah dengan nama Rabb-mu yang menciptakan.” (QS. Al ‘Alaq: l)
Melalui bahasa Arab, orang dapat meraih ilmu pengetahuan. Sebab bahasa Arab telah menjadi sarana mentransfer pengetahuan. Bukti konkretnya, banyak ulama yang mengabadikan berbagai disiplin ilmu dalam bait-bait syair yang lebih dikenal dengan nazham (manzhumah atau nazhaman). Dengan ini, seseorang akan relatif lebih mudah mempelajarinya, lantaran tertarik pada keindahan susunannya, dan menjadi keharusan untuk menghafalnya bagi orang yang ingin benar-benar menguasainya dengan baik.
Sebagai contoh, kitab Asy Syathibiyah Fi Al Qiraati As Sab’i Al Mutawatirati ‘Anil Aimmati Al Qurrai As Sab’ah, adalah matan syair yang berisi pelajaran qiraah sab’ah, karangan Imam Al Qasim bin Firah Asy Syathibi. Buku lain yang berbentuk untaian bait syair, Al Jazariyah, yaitu buku tentang tajwid karya Imam Muhammad bin Muhammad Al Jazari. Dalam bidang ilmu musthalah hadits, ada kitab Manzhumah Al Baiquniyah, karya Syaikh Thaha bin Muhammad Al Baiquni. Dan masih banyak contoh lainnya.
2. Meningkatkan Ketajaman Daya Pikir
Dalam hal ini, Umar bin Khaththab berkata, “Pelajarilah bahasa Arab. Sesungguhnya ia dapat menguatkan akal dan menambah kehormatan.”
Pengkajian bahasa Arab akan meningkatkan daya pikir seseorang, lantaran di dalam bahasa Arab terdapat susunan bahasa indah dan perpaduan yang serasi antar kalimat. Hal itu akan mengundang seseorang untuk mengoptimalkan daya imajinasinya. Dan ini salah satu faktor yang secara perlahan akan menajamkan kekuatan intelektual seseorang. Pasalnya, seseorang diajak untuk merenungi dan memikirkannya. Renungkanlah firman Allah ta’ala, “Barangsiapa yang menyekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.” (QS Al Hajj: 31)
Lantaran dahsyatnya bahaya syirik kepada Allah, maka permisalan orang yang melakukannya bagaikan sesuatu yang jatuh dari langit yang langsung disambar burung sehingga terpotong-potong tubuhnya. Demikian perihal orang musyrik, ketika ia meninggalkan keimanan, maka syetan-syetan ramai-ramai menyambarnya sehingga terkoyak dari segala sisi, agama dan dunianya, mereka hancurkan. (Tafsir As Sa’di)
3. Mempengaruhi Pembinaan Akhlak
Orang yang menyelami bahasa Arab, akan membuktikan bahwa bahasa ini merupakan sarana untuk membentuk moral luhur dan memangkas perangai kotor.
Berkaitan dengan itu, Ibnu Taimiyah berkata: “Ketahuilah, perhatian terhadap bahasa Arab akan berpengaruh sekali terhadap daya intelektualitas, moral, agama (seseorang) dengan pengaruh yang sangat kuat lagi nyata. Demikian juga akan mempunyai efek positif untuk berusaha meneladani generasi awal umat ini dari kalangan sahabat, tabi’in dan meniru mereka, akan meningkatkan daya kecerdasan, agama dan etika”. (Iqtidha Shiratil Mustaqim, hlm. 204)
Misalnya, penggalan syair yang dilantunkan Habib bin Aus yang menganjurkan berperangai dengan akhlak yang baik:
Manusia senantiasa dalam kebaikan,
selama ia mempunyai rasa malu
Batang pohon senantiasa abadi,
selama kulitnya belum terkelupas
Demi AIlah, tidak ada sedikit pun kebaikan dalam kehidupan,
Demikian juga di dunia, bila rasa malu telah hilang sirna
Juga ada untaian syair yang melecut orang agar menjauhi tabiat buruk.
Imam Syafi’i mengatakan:
Bila dirimu ingin hidup
dengan bebas dari kebinasaan,
(juga) agamamu utuh dan kehormatanmu terpelihara,
Janganlah lidahmu
mengungkit cacat orang,
Tubuhmu sarat dengan aib, dan orang (juga)
memiliki lidah.
Jadi, bahasa Arab tetap penting, Bahkan menjadi ciri khas kaum muslimin. Seyogyanya menjadi perhatian kaum muslimin. Dengan memahami bahasa Arab, penguasaan terhadap Al Qur’an dan As Sunnah menjadi lebih mudah. Pada gilirannya, akan mengantarkan orang untuk dapat menghayati nilai-nilainya dan mengamalkannya dalam kehidupan.
Diangkat dari Al Atsaru At Tarbawiyah Li Dirasati Al Lughah Al ‘Arabiyyah, karya Dr. Khalid bin Hamid Al Hazimi, dosen Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah. Majalah jami’ah Islamiyyah, edisi 125 Th. 1424 H. Disalin dari Majalah As-Sunnah edisi 02/IX/1426H, Rubrik Baituna, hal. 05 – 08.

C. Keutamaan Bahasa Arab
Tidak perlu diragukan lagi, memang sepantasnya seorang muslim mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya. Allah telah menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an karena bahasa Arab adalah bahasa yang terbaik yang pernah ada sebagaimana firman Allah ta’ala:
!$¯RÎ) çm»oYø9tRr& $ºRºuäöè% $wŠÎ/ttã öNä3¯=yè©9 šcqè=É)÷ès? ÇËÈ
 “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.”{Yusuf : 2}
Ibnu katsir berkata ketika menafsirkan surat Yusuf ayat 2 di atas: “Yang demikian itu (bahwa Al -Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab) karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, jelas, luas, dan maknanya lebih mengena lagi cocok untuk jiwa manusia. Oleh karena itu kitab yang paling mulia (yaitu Al-Qur’an) diturunkan kepada rosul yang paling mulia (yaitu: Rosulullah), dengan bahasa yang termulia (yaitu Bahasa Arab), melalui perantara malaikat yang paling mulia (yaitu malaikat Jibril), ditambah kitab inipun diturunkan pada dataran yang paling mulia diatas muka bumi (yaitu tanah Arab), serta awal turunnya pun pada bulan yang paling mulia (yaitu Romadhan), sehingga Al-Qur an menjadi sempurna dari segala sisi.” (Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir surat Yusuf).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Berkata: “Sesungguhnya ketika Allah menurunkan kitab-Nya dan menjadikan Rasul-Nya sebagai penyampai risalah (Al-Kitab) dan Al-Hikmah (As-sunnah), serta menjadikan generasi awal agama ini berkomunikasi dengan bahasa Arab, maka tidak ada jalan lain dalam memahami dan mengetahui ajaran Islam kecuali dengan bahasa Arab. Oleh karena itu memahami bahasa Arab merupakan bagian dari agama. Keterbiasaan berkomunikasi dengan bahasa Arab mempermudah kaum muslimin memahami agama Allah dan menegakkan syi’ar-syi’ar agama ini, serta memudahkan dalam mencontoh generasi awal dari kaum Muhajirin dan Anshar dalam keseluruhan perkara mereka.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).
Sungguh sangat menyedihkan sekali, apa yang telah menimpa kaum muslimin saat ini, hanya segelintir dari mereka yang mau mempelajari bahasa Arab dengan serius. Hal ini memang sangat wajar karena di zaman modern ini banyak sekali kaum muslimin tenggelam dalam tujuan dunia yang fana, Sehingga mereka enggan dan malas mempelajari bahasa Arab. Karena mereka tahu tidak ada hasil duniawi yang bisa diharapkan jika pandai berbahasa Arab. Berbeda dengan mempelajari bahasa Inggris, kaum muslimin di saat ini begitu semangat sekali belajar bahasa Inggris, karena mereka tahu banyak tujuan dunia yang bisa diperoleh jika pandai bahasa Inggris, sehingga kita dapati mereka rela untuk meluangkan waktu yang lama dan biaya yang banyak untuk bisa menguasai bahasa ini. Sehingga kursus-kursus bahasa Inggris sangat laris dan menjamur dimana-mana walaupun dengan biaya yang tak terkira. Namun bagaimana dengan kursus bahasa Arab…??? seandainya mereka benar-benar yakin terhadap janji Allah ta’ala untuk orang yang menyibukkan diri untuk mencari keridhoanNya, serta yakin akan kenikmatan surga dengan kekekalannya, niscaya mereka akan berusaha keras untuk mempelajari bahasa arab. Karena ia adalah sarana yang efektif untuk memahami agama-Nya.
Kenyataan ini tidak menunjukkan larangan mempelajari bahasa Inggris ataupun lainnya. Tapi yang tercela adalah orang yang tidak memberikan porsi yang adil terhadap bahasa arab. Seyogyanya mereka juga bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam mempelajari bahasa Arab.
Syaikh Utsaimin pernah ditanya: “Bolehkah seorang penuntut ilmu mempelajari bahasa Inggris untuk membantu dakwah ?” Beliau menjawab: “Aku berpendapat, mempelajari bahasa Inggris tidak diragukan lagi merupakan sebuah sarana. Bahasa Inggris menjadi sarana yang baik jika digunakan untuk tujuan yang baik, dan akan menjadi jelek jika digunakan untuk tujuan yang jelek. Namun yang harus dihindari adalah menjadikan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab karena hal itu tidak boleh. Aku mendengar sebagian orang bodoh berbicara dengan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab, bahkan sebagian mereka yang tertipu lagi mengekor (meniru-niru), mengajarkan anak-anak mereka ucapan “selamat berpisah” bukan dengan bahasa kaum muslimin. Mereka mengajarkan anak-anak mereka berkata “bye-bye” ketika akan berpisah dan yang semisalnya. Mengganti bahasa Arab, bahasa Al-Qur’an dan bahasa yang paling mulia, dengan bahasa Inggris adalah haram. Adapun menggunakan bahasa Inggris sebagai sarana untuk berdakwah maka tidak diragukan lagi kebolehannya bahwa kadang-kadang hal itu bisa menjadi wajib. Walaupun aku tidak mempelajari bahasa Inggris namun aku berangan-angan mempelajarinya. terkadang aku merasa sangat perlu bahasa Inggris karena penterjemah tidak mungkin bisa mengungkapkan apa yang ada di hatiku secara sempurna.” (Kitabul ‘Ilmi).
Dan termasuk hal yang sangat menyedihkan, didapati seorang muslim begitu bangga jika bisa berbahasa Inggris dengan fasih namun mengenai bahasa Arab dia tidak tahu?? Kalau keadaannya sudah seperti ini bagaimana bisa diharapkan Islam maju dan jaya seperti dahulu. Bagaimana mungkin mereka bisa memahami syari’at dengan benar kalau mereka sama sekali tidak mengerti bahasa Arab…???

D. Hukum Orang Yang Mampu Berbahasa Arab Namun Berbicara Menggunakan Bahasa Selain Bahasa Arab
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Berkata: “Dibenci seseorang berbicara dengan bahasa selain bahasa Arab karena bahasa Arab merupakan syiar Islam dan kaum muslimin. Bahasa merupakan syiar terbesar umat-umat, karena dengan bahasa dapat diketahui ciri khas masing-masing umat.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).
Asy-Syafi’iy berkata sebagaimana diriwayatkan As-Silafi dengan sanadnya sampai kepada Muhammad bin Abdullah bin Al Hakam, beliau berkata: “Saya mendengar Muhammad bin Idris Asy-syafi’iy berkata: “Allah menamakan orang-orang yang mencari karunia Allah melalui jual beli (berdagang) dengan nama tu’jar (tujjar dalam bahasa Arab artinya para pedagang-pent), kemudian Rosululloh juga menamakan mereka dengan penamaan yang Allah telah berikan, yaitu (tujjar) dengan bahasa arab. Sedangkan “samasiroh” adalah penamaan dengan bahasa `ajam (selain arab). Maka kami tidak menyukai seseorang yang mengerti bahasa arab menamai para pedagang kecuali dengan nama tujjar dan janganlah orang tersebut berbahasa Arab lalu dia menamakan sesuatu (apapun juga-pent) dengan bahasa `ajam. Hal ini karena bahasa Arab adalah bahasa yang telah dipilih oleh Allah, sehingga Allah menurunkan kitab-Nya yang dengan bahasa Arab dan menjadikan bahasa Arab merupakan bahasa penutup para Nabi, yaitu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, kami katakan seyogyanya setiap orang yang mampu belajar bahasa Arab mempelajarinya, karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling pantas dicintai tanpa harus melarang seseorang berbicara dengan bahasa yang lain. Imam Syafi’iy membenci orang yang mampu berbahasa Arab namun dia tidak berbahasa Arab atau dia berbahasa Arab namun mencampurinya dengan bahasa `ajam.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).
Abu Bakar bin ‘Ali Syaibah meriwayatkan dalam Al Mushanaf: “Dari Umar bin Khattab, beliau berkata: Tidaklah seorang belajar bahasa Persia kecuali menipu, tidaklah seseorang menipu kecuali berkurang kehormatannya. Dan Atho’ (seorang tabi’in) berkata: Janganlah kamu belajar bahasa-bahasa ajam dan janganlah karnu masuk gereja – gereja mereka karena sesungguhnya Allah menimpakan kemurkaan-Nya kepada mereka, (Iqtidho Shirotil Mustaqim). Diriwayatkan bahwa Imam Ahmad berkata: “Tanda keimanan pada orang ‘ajam (non arab) adalah cintanya terhadap bahasa arab.” Dan adapun membiasakan berkomunikasi dengan bahasa selain Arab, yang mana bahasa Arab merupakan syi’ar Islam dan bahasa Al-Qur’an, sehingga bahasa selain arab menjadi kebiasaan bagi penduduk suatu daerah, keluarga, seseorang dengan sahabatnya, para pedagang atau para pejabat atau bagi para karyawan atau para ahli fikih, maka tidak disangsikan lagi hal ini dibenci. Karena sesungguhnya hal itu termasuk tasyabuh (menyerupai) dengan orang `ajam dan itu hukumnya makruh.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).
Khurasan, yang penduduk kedua kota tersebut berbahasa Persia serta menduduki Maghrib, yang penduduknya berbahasa Barbar, maka kaum muslimin membiasakan penduduk kota tersebut untuk berbahasa Arab, hingga seluruh penduduk kota tersebut berbahasa Arab, baik muslimnya maupun kafirnya. Demikianlah Khurasan dahulu kala. Namun kemudian mereka menyepelekan bahasa Arab, dan mereka kembali membiasakan bahasa Persia sehingga akhirnya menjadi bahasa mereka. Dan mayoritas mereka pun menjauhi bahasa Arab. Tidak disangsikan lagi bahwa hal ini adalah makruh. (Iqtidho Shirotil Mustaqim).

E. Pengaruh Bahasa Arab Dalam Kehidupan
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Merupakan metode yang baik adalah membiasakan berkomunikasi dengan bahasa Arab hingga anak kecil sekalipun dilatih berbahasa Arab di rumah dan di kantor, hingga nampaklah syi’ar Islam dan kaum muslimin. Hal ini mempermudah kaum muslimin urituk memahami makna Al-Kitab dan As-Sunnah serta perkataan para salafush shalih. Lain halnya dengan orang yang terbiasa berbicara dengan satu bahasa lalu ingin pindah ke bahasa lain maka hal itu sangat sulit baginya. Dan ketahuilah…!!! membiasakan berbahasa Arab sangat berpengaruh terhadap akal, akhlak dan agama. Juga sangat berpengaruh dalam usaha mencontoh mereka dan memberi dampak positif terhadap akal, agama dan tingkah laku.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).
Sungguh benar apa yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, bahasa Arab memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan, akhlak, agama. Orang yang pandai bahasa Arab cenderung senang membaca kitab-kitab para ulama yang berbahasa Arab dan tentu senang juga membaca dan menghafal Al-Qur’an serta hadits-hadits Rasulullah. Sehingga hal ini bisa memperbagus akhlak dan agamanya. Berbeda dengan orang yang pandai berbahasa Inggris (namun tanpa dibekali dengan ilmu agama yang baik), dia cenderung senang membaca buku berbahasa Inggris yang jelas kebanyakannya merupakan karya orang kafir. Sehingga mulailah ia mempelajari kehidupan orang kafir sedikit demi sedikit. Mau tidak mau iapun harus mempelajari cara pengucapan dan percakapan yang benar melalui mereka, agar dia bisa memperbagus bahasa Inggrisnya. Bisa jadi akhirnya ia pun senang mempelajari dan menghafal lagu-lagu berbahasa Inggris (yang kebanyakan isinya berisi maksiat) dan tanpa sadar diapun mengidolakan artis atau tokoh barat serta senang mengikuti gaya-gaya mereka. Akhlaknya pun mulai meniru akhlak orang barat (orang kafir), dan mengagungkan orang kafir serta takjub pada kehebatan mereka. Akhirnya, diapun terjatuh dalam tasyabbuh (meniru-niru) terhadap orang kafir, menganggap kaum muslimin terbelakang dan ujung-ujungnya dia lalai dari mempelajari Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
F. Hukum Mempelajari Bahasa Arab
Syaikhul Islam Berkata: “Dan sesungguhnya bahasa Arab itu sendiri bagian dari agama dan hukum mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Kitab dan As-Sunnah itu wajib dan keduanya tidaklah bisa difahami kecuali dengan memahami bahasa Arab. Hal ini sesuai dengan kaidah:
مَا لاَ يَتِمٌّ الْوَاجِبُ إِلاَّ بِهِ فَهُوَ وَاجِبٌ
“Apa yang tidak sempurna suatu kewajiban kecuali dengannya maka ia juga hukumnya wajib.”
Namun disana ada bagian dari bahasa Arab yang wajib ‘ain dan ada yang wajib kifayah. Dan hal ini sesuai dengan apa yang diriwayatkan oleh Abu Bakar bin Abi Syaibah, dari Umar bin Yazid, beliau berkata: Umar bin Khattab menulis kepada Abu Musa Al-Asy’ari (yang isinya) “…Pelajarilah As-Sunnah, pelajarilah bahasa Arab dan I’roblah Al-Qur’an karena Al-Qur’an itu berbahasa Arab.”
Dan pada riwayat lain, Beliau (Umar bin Khattab) berkata: “Pelajarilah bahasa Arab sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian, dan belajarlah faroidh (ilmu waris) karena sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim).

G. Kiat Sukses Belajar Bahasa Arab
Berikut ini sebagian kiat yang bisa dilakukan untuk mempercepat penguasaan kaidah bahasa Arab. Kami menuliskannya berdasarkan pengalaman kami sendiri mengajar bahasa Arab dan membaca kitab sejak beberapa tahun lamanya -walhamdulillah-:
1. Hendaknya kita mengikhlaskan niat dalam belajar untuk menunaikan kewajiban kita kepada Allah dan membekali diri dengan ilmu agar bisa beramal saleh. Karena amal tidak akan diterima tanpa niat dan cara yang benar. Sementara niat dan cara yang benar tidak akan diperoleh kecuali dengan ilmu. Oleh sebab itu imam Bukhari rahimahullah membuat sebuah bab dalam Kitabul Ilmi di kitab sahih Bukhari yang berjudul ‘Ilmu sebelum ucapan dan perbuatan’. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala yang artinya, “Ketahuilah bahwa tidak ada sesembahan (yang benar) selain Allah dan mintalah ampunan untuk dosamu…” (QS. Muhammad: 19). Selain itu hendaknya kita berdoa kepada Allah untuk diberikan ilmu yang bermanfaat.
2. Sebelum lebih jauh mempelajari kaidah bahasa Arab maka sudah semestinya kita mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai dengan hukum-hukum tajwid agar tidak salah dalam membaca atau mengucapkan. Padahal, salah baca atau salah ucap akan menimbulkan perbedaan makna bahkan memutarbalikkan fakta. Suatu kata yang seharusnya berkedudukan sebagai pelaku berubah menjadi objek dan seterusnya. Tentu saja hal ini -membaca dengan benar serta mengikuti kaidah- tidak bisa disepelekan.
3. Menambah kosakata merupakan salah satu sebab utama untuk melancarkan proses belajar kaidah dan membaca kitab. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membeli Kamus Bahasa Arab-Indonesia seperti Al-Munawwir, atau dengan membeli kamus kecil Al-Mufradat yang berisi kosakata yang sering digunakan dalam kitab-kitab para ulama. Selain itu bisa juga dengan membeli satu jenis buku dengan 2 versi; asli bahasa Arab dan terjemahan. Dengan memiliki kitab berbahasa Arab akan memacu pemiliknya untuk bisa membacanya. Sedangkan dengan terjemahannya akan membantu dalam proses belajar membaca kitab ketika menemukan kata-kata atau ungkapan yang susah dimengerti.
4. Hendaknya mencari guru yang benar-benar memahami materi kaidah bahasa Arab dan bisa mengajarkannya. Untuk poin ini mungkin sangat bervariasi -tidak bisa diberi batasan yang kaku-, karena tingkat pemahaman orang terhadap kaidah bahasa arab juga bertingkat-tingkat. Hanya saja yang dimaksud di sini adalah perlunya memilih guru yang mengajarkan materi dengan dasar ilmu bukan dengan kebodohan.
5. Dibutuhkan kesabaran untuk terus mengikuti pelajaran dan mengulang-ulang pelajaran (muraja’ah) agar pemahaman yang dimiliki semakin kuat tertanam. Apabila menemukan hal-hal yang belum dipahami hendaknya segera menanyakan kepada pengajar atau orang yang lebih tahu dalam hal itu. Az-Zuhri rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya ilmu itu dicari seiring dengan perjalanan siang dan malam, barangsiapa yang ingin mendapatkan segudang ilmu secara tiba-tiba niscaya ilmu yang diperolehnya akan cepat hilang.”
6. Hendaknya bersungguh-sungguh dalam belajar. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami niscaya Kami pun akan memudahkan baginya jalan-jalan menuju keridhaan Kami.” (QS. Al-Ankabut: 69). Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan bahwa di dalam ayat ini Allah ta’ala mengaitkan antara hidayah dengan kesungguh-sungguhan/jihad. Maka orang yang paling besar hidayahnya adalah orang yang paling besar kesungguhan/jihadnya. Pepatah arab mengatakan, “Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, niscaya dia akan mendapatkan.”
7. Untuk bisa mendukung pembelajaran bahasa Arab bagi pemula maka mengikuti kajian-kajian kitab berbahasa Arab merupakan salah satu sarana yang paling efektif untuk membiasakan diri dengan kata atau istilah bahasa Arab yang termaktub di kitab-kitab para ulama. Kitab-kitab yang sudah semestinya dikaji oleh pemula adalah kitab-kitab yang membahas perkara-perkara agama yang harus dipahaminya seperti kitab yang membahas ilmu-ilmu alquran dan tafsir semacam Tafsir Taisir Karimurrahman, tafsir AlMaraghi, dan Ulumul Quran. Apabila tidak bisa mengikuti secara langsung maka bisa diupayakan dengan mendengarkan CD kajiannya atau bahkan kalau ada yang berupa format VCD.
8. Membaca buku pelajaran kaidah bahasa Arab. Buku-buku pelajaran kaidah bahasa Arab dengan pengantar bahasa Indonesia yang bisa didapatkan misalnya; Ilmu Nahwu Praktis sistem belajar 40 jam karya A. Zakaria (untuk pemula) dan Ringkasan Kaidah-Kaidah Bahasa Arab karya Ustadz Aunur rafiq Ghufron, Lc. (untuk menengah).

Urgensi Menguasai Bahasa Arab

Belajar Bahasa Arab memang sebuah keharusan yang layak dikuasai oleh umat Islam. Sebab sejak awal mula diturunkan ajaran Islam sampai hari ini, bahasa yang digunakan adalah bahasa arab.
            Al-Quran sebagai kitab suci abadi yang menghapus semua kitab suci yang pernah ada, diturunkan dalam bahasa Arab. Rasulullah SAW sebagai nabi akhir zaman yang risalahnya berlaku untuk seluruh manusia di muka bumi sampai akhir zaman, juga berbahasa arab, tanpa pernah diriwayatkan mampu berbahasa selain arab.
            Hadits-hadits nabawi diriwayatkan secara berantai hingga sampai kepada kita melewati masa berabad-abad, juga tertulis dalam bahasa Arab. Bahkan semua kitab yang menjelaskan materi Al-Quran, As-Sunnah serta syariah Islamiyah hasil karya para ulama muslim sedunia sepanjang masa, juga kita warisi dalam bahasa Arab.
            Ketika dakwah Islam memasuki pusat-pusat peradaban dunia dan membangun kejayaannya nan gemilang, bahasa yang digunakan juga bahasa Arab. Kala itu bahasa Arab selain resmi menjadi bahasa pemerintahan, juga menjadi bahasa dunia pendidikan, bahasa ilmu pengetahuan serta bahasa rakyat sehari-hari. Padahal negeri-negeri yang dimasuki Islam itu tadinya bukan negeri Arab.
            Bahkan ketika Islam masuk ke Mesir dan para penguasa dan rakyatnya masuk Islam, mereka tidak hanya sekedar memeluk Islam sebagai agama, tetapi mereka belajar bahasa Arab, berbicara dengan bahasa Arab dan melupakan bahasa asli peninggalan nenek moyang mereka. Hanya dalam tempo beberapa tahun saja, tidak satu pun bangsa Mesir yang paham bahasa asli mereka. Semua berbicara dengan bahasa Arab, bahkan hingga hari ini. Padahal Mesir itu bukan negeri Arab dan tidak terletak di jazirah Arab. Mesir terletak di benua Afrika, namun rakyat Mesir keseluruhannya berbicara dalam satu bahasa, yaitu bahasa Arab.
            Bila kita amati secara seksama, memang ada kecenderungan bahwa di mana ada masuknya dakwah Islam ke suatu negeri hingga mampu mambangun peradaban besar, pastilah negeri itu berubah bahasanya menjadi bahasa Arab. Bahkan bahasa resmi negara sekaligus bahasa rakyat jelata.
            Sebaliknya, negeri-negeri yang kurang sempurna proses Islamisasinya, bisa dengan mudah dikenali dari tidak adanya rakyat yang menggunakan bahasa Arab. Paling jauh hanya sekedar serapan-serapan bahasa saja, seperti bangsa kita ini. Bahasa Indonesia (termasuk Melayu) menyerap sangat banyak bahasa Arab ke dalam perbendaharaannya. Begitu banyak kata yang sumbernya dari bahasa Arab, bahkan bisa dikatakan bahwa unsur serapan dari bahasa arab termasuk paling dominan dalam bahasa Indonesia. Namun sayangnya, bangsa ini tidak sempat mampu berbahasa Arab dalam kesehariannya. Apalagi ditambah dengan penjajahan selama ratusan tahun, dimana para penjajah itu memang paham betul bahwa salah satu kekuatan agama Islam adalah pada bahasa Arabnya.

Bila suatu umat muslimin di muka bumi ini tidak bisa bahasa Arab, artinya mereka pasti tidak paham tiap ayat Al-Quran, tidak paham hadits nabi, tidak mengerti apa yang mereka baca dalam zikir, shalat dan doa. Tidak mengerti syariah Islam dan ajaran-ajarannya secara mendetail. Kecuali bila diterjemahkan terlebih dahulu dan dijelaskan satu persatu oleh kiayinya. Dan metode penerjemahan begini tentu saja sangat terbatas keberhasilannya, terlalu lemah dan justru sangat menghambat.
            Karena itu, keinginan anda untuk belajar bahasa Arab dan menguasainya adalah sebuah keinginan yang teramat mulia, sehingga perlu didukung penuh. Jangan sampai keinginan itu berhenti hanya karena alasan teknis semata.

                                    Empat Dimensi Penguasaan Bahasa Arab

Menguasai bahasa Arab itu minimal harus menguasai empat sisi.

1. Fahmul Masmu'
Maksudnya kita harus mampu memahami apa yang kita dengar. Jadi kalau ada orang Arab membacakan berita di TV atau sedang berdialog, kita mampu mengerti.

2. Fahmul Maqru'
Maksudnya kita harus mampu memahami teks yang kita baca. Sehingga buku, kitab, majalah, koran atau teks apapun yang tertulis dalam bahasa Arab, mampu kita pahami.

3. Ta'bir Syafahi
Maksudnya kita mampu menyampaikan isi pikiran kita dalam bahasa Arab secara lisan, dimana orang Arab mampu memahami apa yang kita ucapkan.

4. Ta'bir Tahriri
Maksudnya kita mampu menyampaikan pikiran kita kepada orang Arab dengan bentuk tulisan, dimana orang Arab bisa dengan mudah memahami maksud kita.

                                                Problematika Belajar Bahasa Arab

Sebelum anda menentukan pilihan pada lembaga mana anda akan percayakan program belajar bahasa arab anda, sebaiknya anda juga belajar dari beberapa pengalaman mereka yang pernah melakukannya sebelumnya. Juga tidak ada salahnya kalau anda juga mendengarkan pengalaman mereka, baik telah sukses maupun yang gagal.
            Kenyataannya memang harus diakui bahwa tekad kuat untuk belajar bahasa Arab, terutama buat kalangan muda muslim yang tidak pernah mengecap pendidikan pesantren berbahasa Arab, seringkali kandas di tengah jalan.
            Di Jakarta pernah berdiri puluhan ma'had dan lembaga kursus yang mengajarkan bahasa Arab. Sayangnya, kebanyakan keberhasilannya berjalan terseok-seok, kalau tidak mau dikatakan gagal total. Umumya kurang berhasil dalam mengantarkan para siswanya untuk menjadi orang yang mahir bahasa Arab.
            Biasanya, alasan paling klasik adalah lamanya masa belajar dan rasa bosan yang dengan cepat menghantui para pelajar. Apalagi ditambah dengan padatnya aktiftitas peserta di luar jam kursus, sehingga biasanya lembaga kursus itu menyelenggarakan pengajaran bahasa dengan cara non-intensif. Kursus diselenggarakan seminggu sekali, atau seminggu dua kali. Sekali pertemuan hanya 2 atau 3 jam saja. Dilihat dari sisi keintensifannya saja, sudah terbayang kegagalannya.
            Semua itu kemudian dipeRprah kualitas pengajar yang umumnya juga orang Indonesia, di mana secara teori mungkin menguasai dasar-dasar gramatika bahasa Arab, tetapi secara dzauq (taste), kemampuan mereka amat terbatas. Banyak sekali para pengajar yang mampu berbicara dalam bahasa Arab, namun dengan ta'bir (cara pengungkapan) yang bukan digunakan oleh orang Arab. Sehingga orang Arab sendiri pun kalau mendengarnya agak berkerut-kerut dahinya sampai 10 lipatan.
            Masalah kurikulum pengajaran pun seringkali malah menjadi faktor penghalang besar. Yaitu ketika para peserta dijejali dengan berbagai macam aturan, rumus, kaidah dan tetek bengeknya, tapi kurang praktek langsung. Bisa jadi secara teori mereka sangat paham, tapi giliran harus menggunakan bahasa itu baik secara lisan, tulisan atau pendengaran, semua jadi berantakan alias gagal total. Kasusnya mirip dengan orang yang belajar berenang secara teoritis, menguasai aturan gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya katak dan lainnya. Tapi giliran masuk kolam, tenggelam dan tidak timbul-timbul lagi. Sungguh menyedihkan memang.

                                                            Bahasa adalah Aplikasi

            Tempat belajar suatu bahasa yang paling baik bukan di dalam sebuah lembaga kursus, juga bukan di dalam sebuah kelas. Tempat belajar yang paling baik adalah di tempat dimana semua orang berbicara dan berkomunikasi dengan bahasa tersebut.
            Kalau anda ingin pandai bahasa Jawa, sebaiknya anda tinggal selama beberapa tahun di Jogjakarta atau di Solo. Terutama di pedesaan dimana masyarakat dengan setia menggunakan bahasa Jawa. Di sana anda bukan hanya belajar kosa kata jawa, tetapi juga mendengar, melihat, memperhatikan, menirukan, serta beradaptasi secara langsung dengan cara komunikasi orang jawa. Sebab bahasa itu bukan sekedar kosa kata, tetapi termasuk juga tutur bahasa, cara mengungkapkan, cara melafalkan, bahkan termasuk bahasa tubuh, mimik dan intonasi. Dan semua bermula dari mendengar setiap saat ucapan. Pagi, siang, sore dan malam hari yang anda dengar hanya percakapan orang-orang dalam bahasa Jawa.
            Ini adalah cara belajar bahasa yang paling alami, paling mudah dan paling berhasil. Cara ini telah melahirkan jutaan anak-anak berusia 1 tahun hingga 5 tahun yang mahir berbahasa Jawa. Jangan kaget, kalau di Jogja dan Solo, rata-rata anak kecil mahir berbahasa Jawa (?)
            Dan jangan kaget juga kalau di Mesir dan negeri Timur Tengah lainnya, anak-anak mahir berbahasa Arab. Kalau anak kecil saja mahir berbahasa Arab, mengapa anda yang sudah dewasa tidak bisa bahasa Arab?

Kesimpulannya adalah bahwa belajar bahasa itu membutuhkan sebuah komunitas orang-orang yang berkomunikasi dengan bahasa itu. Dimana kita ada di dalamnya dan ikut berinteraksi secara aktif.

Lembaga kursus bahasa Arab yang paling canggih sekalipun, kalau tidak mampu menghadirkan sebuah komunitas berbahasa arab, adalah lembaga yang tidak akan mampu melahirkan lulusan yang mahir berbahasa arab.

Beberapa Contoh

Beberapa pesantren di negeri kita boleh dibilang lumayan berhasil melahirkan santri yang lumayan bisa berbahasa Arab. Katakanlah pesantren Darussalam Gontor Ponorogo (http://gontor.ac.id), tempat dimana banyak tokoh nasional kita saat ini pernah belajar. Tapi keberhasilannya memang ditunjang dengan kebehasilan menciptakan komunitas berbahasa arab. Sebab semua santri tinggal di lingkungan pondok sehari 24 jam selama minimal 6 tahun. Yaitu sejak mereka lulus SD hingga mau masuk perguruan tinggi. Dengan resiko hukuman digunduli kalau ketahuan berbicara bahasa Indonesia.

Contoh lain yang boleh dibilang lumayan sukses adalah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), yang merupakan sebuah ma'had pengajaran bahasa Arab di bawah naungan Universitas Islam Muhammad ibnu Suud Riyadh. LIPIA berlokasi di Jakarta, namun hampir semua pengajarnya orang arab atau yang pernah bertahun-tahun kuliah di sana. Sehingga dari segi dzauq bahasa, ada kekuatan tersendiri. Setiap hari para mahasiswa ditenggelamkan dengan komunitas orang Arab betulan, sejak jam 7 pagi hingga jam 12 siang selama 7 tahun. Semua pelajaran disampaikan dengan bahasa Arab, meski tidak ada lagi hukuman gundul buat pelanggarnya.

Salah satu faktor keberhasilannya adalah karena setiap calon mahasiswa yang masuk diseleksi terlebih dahulu dengan sangat ketat. Hanya mereka yang lulus tes tertulis dan lisan (wawancara) dengan bahasa dan orang arab saja yang boleh kuliah disitu. Kalau sudah berhasil diwawancarai oleh orang Arab, bukankah sebenarnya sudah boleh dikatakan bisa berbahasa Arab?

Tapi LIPIA pun sempat merasakan kegagalan ketika membuka kelas non intensif yang hari kuliahnya hanya sore hari, itupun hanya 2 kali seminggu. Akhirnya, program ini dinilai kurang efektif dan tidak memenuhi target, lalu dibubarkan hingga sekarang ini. Keterangan lebih lanjur tentang LIPIA bisa anda buka di situsnya http://lipia.org

Kesimpulan

Menyimpulkan dari kisah sukses dua contoh lembaga pendidikan di atas, kuncinya adalah:

1. Adanya komunitas berbahasa arab yang tulen dan pekat

2. Masa pendidikan yang intensif, rutin dan padat

3. Waktu belajar yang cukup lama

4. Kemauan keras yang tidak pernah padam

Kunci yang terakhir itu menjadi faktor penentu terakhir, sebab tidak sedikit mereka yang sudah pernah masuk ke lembaga di atas, tetapi akhirnya tidak kuat di tengah jalan, kemudian jalan di tempat, berhenti dan mogok. Kalau keinginan yang dimiliki hanya sekedar semangat di awalnya saja, biasanya memang tidak akan bertahan lama.

Sedangkan kisah tidak sukses pengajaran bahasa asing di negeri kita adalah pelajaran bahasaInggris di SMP dan SMU. Bahkan sejak SD ditambah lagi di perguruan tinggi. Kalau dihitung-hitung, paling tidak setiap mahasiswa di negeri ini pernah belajar bahasa Inggris paling tidak selama 10 tahun. Tapi hasilnya? Sulit menemukan mahasiswa Indonesia yang mampu berbicara fasih dalam bahasa Inggris, bahkan sekedar memahami atau atau membaca teks berbahasa Inggris pun masih sangat lemah. Apalagi kalau diminta berkomunikasi langsung dengan orang yang berbahasa Inggris.

Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Tips Berpuasa

Puasa Ramadhan secara umum berdampak positif bagi kesehatan. Dua belas tips berikut perlu Anda pertimbangkan agar puasa Anda tetap menyehatkan.
  1. Minum yang cukup. Hidrasi adalah hal terpenting selama puasa Ramadhan. Setelah berbuka puasa, Anda harus minum dalam jumlah besar. Anda juga harus minum saat bersahur. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari.
  2. Makan yang sehat. Anda sebaiknya menerapkan diet sehat pada saat berbuka. Jangan berlebihan melahap kue dan makanan manis yang bahkan dalam jumlah besar sekalipun tidak memuaskan rasa lapar dan mengganggu pola makan Anda. Pertimbangkan memakan kurma yang dapat mengisi ulang energi dengan cepat.
  3. Jangan langsung berbuka dalam porsi besar. Mulailah dengan sup, kolak atau makanan pembuka lain dan tunggu sampai meresap di pencernaan sebelum makan besar.
  4. Jangan makan terlalu banyak. Buka puasa seharusnya tidak identik dengan makan berlebihan. Makan berlebihan tidak hanya mengganggu tubuh, tetapi juga membuat ngantuk saat shalat tarawih.
  5. Meskipun puasa dimulai dari matahari terbit sampai terbenam, Anda sebaiknya tetap makan tiga kali sehari: yang pertama saat bersahur, yang kedua saat berbuka dan yang ketiga sekitar 2 atau 3 jam setelah berbuka.
  6. Saat bersahur, disarankan makan buah-buahan untuk vitamin dan sumber karbohidrat seperti nasi dan ubi-ubian yang dapat bertahan sampai berbuka puasa. Penting untuk bersantap sahur mendekati saat imsak.
  7. Jika memungkinkan, tidurlah di awal siang untuk mengumpulkan energi. Hindari sinar matahari dan panas yang menimbulkan dehidrasi.
  8. Minimalkan penggunaan tenaga fisik. Atlet harus ekstra hati-hati untuk tidak berolahraga terlalu keras selama bulan Ramadhan. Dianjurkan untuk berolahraga yang tidak intensif di sore hari sebelum saat berbuka.
  9. Penderita diabetes. Penderita diabetes harus secara teratur memonitor gula darah mereka, cukup hidrasi dan tidak makan yang manis-manis tanpa nasihat medis.
  10. Orang yang lemah fisik. Puasa seharusnya tidak memperburuk status kesehatan orang dengan kondisi medis. Ibu hamil atau menyusui, lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. Bila tetap berpuasa, mereka harus berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tanda-tanda gangguan kesehatan. Demi keselamatan yang lebih baik, disarankan untuk pergi ke dokter sebelum dan sesudah Ramadhan.
  11. Jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis. Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala harus mendapatkan saran dari dokter dan ustadz mereka. Mereka tidak harus berpuasa Ramadan jika hal itu membawa risiko pada kesehatan mereka.
  12. Segera membatalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan. Bila Anda mengalami masalah medis selama sehari dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin sebaiknya Anda tidak berpuasa sehari atau lebih. Hari-hari di mana Anda tidak berpuasa dapat diganti sebelum Ramadhan berikutnya.

CERITA HUMOR

Harga Tablet Paling Murah

Ari yang baru dapat THR berniat membelikan anaknya Ipad, inilah perbincangan nya di toko:

Ari: "Berapa harga iPad itu mbak?"
SPG: "5 juta."

Ari: "Kalau harga iPad 2?"
SPG: "6 juta."

Ari: "Kalau Galaxy Tab 1 yang itu?"
SPG: "3 juta."

Ari: "Mmmm ... yang Galaxy 2?"
SPG: "Kalau itu 4 juta."

Ari: "Waaah mahal mahal ya? Ada tablet yang murah ngak mbak?"
SPG: "Ada, PARAMEX... Mauuu !!! Rp. 2.000,- dapat 4 tablet..."
 
 
 

Status Facebook Hewan

Bayangin kalau binatang pada punya akun Facebook, kira-kira statusnya kaya gini kali yaaa...

Anjing pudel: Nunggu di jemput majikan, mo ke salon neeh...
Kecoa: Baru aja slamet dari injekan maut...
Sapi : HuH sebel susuku di raba-raba lg oleh majikanku, dikira gw jablay apa, damn!!
Kucing: Anak gw yg ke-7 barusan nanya sapa bapaknya, gw bingung mau jwb apa, gw sendiri lupa bpknya siapa...
Nyamuk: Gw positif HIV AIDS, gara2 salah isep, hiks...
Ayam : Teman2 klo besok gw ga update, berarti gw di kfc, luv u all... :'(
CumiCumi : Abis isi ulang tinta neeh...
Babi : Gw difitnah nyebarin flu, sialan...
Giliran kutu : salah masuk rambut nih, kok bau pesing!
Kambing : Jangan kluar rumah friends, bentar lg Idul Adha...

Babi komen status Kambing: untung gw haram
Kambing bales komen: Abis Idul Adha khan Imlek bro, lo lupa???


Hal yang Mungkin Tidak Ingin Anda Dengar Selama Operasi

Hal yang mungkin tidak ingin anda dengar selama operasi di rumah sakit:
  • Lebih baik simpan saja itu, kita mungkin membutuhkannya nanti.
  • Tolong salah satu memanggil petugas kebersihan - kita akan membutuhkan pel.
  • Bleky! Bleky! Kembalikan itu! Anjing Nakal!
  • Tunggu sebentar, jika ini adalah limpa, lalu apa itu?
  • Tolong ambilkan saya ... eh ... itu ... eh .... sesuatu.
  • Ups! Hei, apa pernah ada yang pernah selamat dengan 500 ml sebelumnya?
  • Akhirnya lampu menyala lagi ...
  • Semua orang tolong berdiri! Saya kehilangan lensa kontak saya!
  • Bisakah Anda mebuat itu agar tidak berdenyut, itu sangat mengganggu konsentrasi saya.
  • Perawat, apakah pasien ini menandatangani kartu donor organ?
  • Jangan khawatir, saya pikir itu cukup tajam.
  • KEBAKARAN! Semua orang keluar dari sini!
  • Dokter, sepertinya ktia hasrus istirahat, pertandingan Liga Champion sudah mulai tuh.

SUPER JUNIOR

     Super Junior (Korea: 슈퍼주니어), atau lebih dikenal dengan SJ atau SuJu (Super Junior) (Korea: 슈주), merupakan sebuah boyband yang berasal dari Seoul, Korea Selatan. Anggotanya berjumlah 13 orang yaitu Leeteuk, Heechul, Hangeng, Yesung, Kang-In, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kibum, dan Kyuhyun. Super Junior merupakan salah satu boyband terbesar di dunia. Album perdananya ialah SuperJunior05 (TWINS), dirilis pada tahun 2005. Pada tahun 2010, hanya ada 10 anggota yang aktif, 4 orang diantaranya yaitu Hangeng memiliki masalah hukum dengan SM Entertainment sehingga menyebabkan HanGeng keluar dari Super Junior (sekarang bersolo karier di kancah hiburan Mandarin-Pop), KangIn dan Pada tahun 2011 ,Heechul meninggalkan grup sementara waktu untuk melaksanakan wajib militer, dan Kibum yang juga absen dikarenakan fokus pada karier seni perannya. Namun, anggota lain bersikeras bahwa 3 anggota tersebut (Kangin, Kibum dan HanGeng) masih merupakan bagian dari Super Junior, mereka juga menyebutkan bahwa mereka sangat sedih dengan kepergian HanGeng dari grup.
Park JungSoo – LeeTeuk super junior
Nama Lengkap : Park Jungsu (박정수)
Nama Panggilan : Leeteuk (Official) | Eeteuk (Unofficial) (이특)
Nama Cina : Li Te/Lay Duk (李特)
Tempat-Tanggal Lahir : Seoul, 1 juli 1983
Gol Darah : A
Tinggi Badan : 178 cm
Berat Badan : 61 kg
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, host TV, DJ radio, MC
Genres Lagu : pop, dance, R&B, trot
Hobi : menyanyi, menulis lagu, main piano, listen music
Alat Musik : piano, gitar
Zodiak : cancer

Shin Dong Hee – ShinDong super junior

Nama Lengkap : Shin Dong-hee (신동희)
Nama Panggilan: Shindong
Tempat – Tanggal Lahir : Mungyeong, 28 September 1985
Gol Darah : O
Tinggi Badan : 178 cm
Berat Badan : 90 kg
Zodiak : Libra
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, MC, DJ Radio
Genre Lagu : pop, R&B, trot, dance
Alat Musik: piano, gitar
Genres Lagu : Pop, Dance, R&B, Trot
Hobi : menari, nonton kartun 

Lee DongHae – DongHae super junior
Nama Lengkap : Lee Dong-Hae (이동해)
Nama Panggilan : Donghae
Tempat – Tanggal Lahir : Mekpo, 15 Oktober 1986
Golongan Darah : A
Tinggi Badan : 175 cm
Berat Badan : 60 kg
Zodiak : Libra
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor
Genre Lagu : pop, R&B
Alat Musik: piano, gitar
Hobi : dancing,  menyanyi, nonton film

Choi Siwon – Siwon super junior
Nama Lengkap : Choi Si Won (최시원)
Nama Panggilan : Siwon, Choi
Tempat-Tanggal Lahir : Seoul, 10 Februari 1987
Gol Darah : B
Tinggi Badan : 183 cm
Berat Badan : 64 kg
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, model
Genres Lagu : pop, dance, R&B
Alat Musik: piano, drum
Hobi : tidur, nonton film
Pendidikan : Hyun Dae High School, Inha University (Physical Education Arts Department)
Zodiak : Aquarius
Website : www.onlysiwon.com 

Lee HyukJae – EunHyuk Super junior
Nama Lengkap : Lee Hyuk-jae
Nama Panggilan : Hyukkie, Eunhyuk
Tempat-Tanggal Lahir : Neunggok, 4 April 1986
Golongan Darah : O
Tinggi Badan : 176 cm
Berat Badan : 57 kg
Zodiak : Aries
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, MC
Genres Lagu : pop, dance, R&B, trot
Alat Musik: piano
Hobi : dengerin musik

Lee Sungmin – SungMin super junior
Nama Lengkap : Lee Sung-min (이성민)
Nama Panggilan: Sungmin
Tempa – Tanggal Lahir : Ilsan, 1 january 1986
Golongan Darah : A
Tinggi Badan : 175 cm
Berat Badan : 58 kg
Zodiak : Capricorn
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, DJ radio
Genre Lagu : pop, R&B, dance, trot
Hobi : dancing, olahraga, menyanyi, nonton film
Website : min01.smtown.com

 Kim HeeChul – HeeChul super junior
Nama Lengkap : Kim Hee-Chul (희철)
Nama Cina : Xi Che (希澈)
Nama Panggilan : Cinderella
Tempat – Tanggal Lahir : Hoengseong, 10 juli 1983
Tinggi Badan : 179 cm
Berat Badan : 60 kg
Gol Darah : AB
Pendidikan: Sang Ji Young University (English Translator Major)
Hobi : Menulis Puisi & dongeng, Main Komputer, Menggambar komik
Zodiak : Cancer
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, host TV, model
Genre Lagu : pop, R&B, trot
Alat Musik: piano, drum

Kim RyeoWook – Ryeowook super junior
Nama Lengkap : Kim Ryeo-wook  (김려욱)
Nama Panggilan: Wookie, Ryeowook
Tempat – Tanggal Lahir : Incheon,  21 Juni 1987
Education : Inha University – Department of Drama and Cinema
Golongan Darah : O
Tinggi Badan : 173 cm
Berat Badan : 59 kg
Zodiak : Gemini
Hobi: menyanyi
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor
Genre Lagu : pop, R&B, trot, dance
Alat Musik: piano, gitar 

Kim JongWoon – Yesung super junior
Nama Lengkap : Kim Jong-Woon
Nama Panggilan: Yesung
Tempat – Tanggal Lahir : Cheonan,  24 Agustus 1984
Golongan Darah : AB
Tinggi Badan : 178 cm
Berat Badan : 60 kg
Zodiak : Virgo
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor
Genre Lagu : pop, R&B, dance
Alat Musik: piano
Hobi : dancing, baca buku, nonton film

Cho Kyuhyun – KyuHyun super junior
Nama Lengkap : Cho Kyu-Hyun
Nama Panggilan: Kyuhyun
Tempat – Tanggal Lahir : Seoul, 3 February 1988
Tinggi Badan : 180 cm
Berat Badan : 68 kg
Gol Darah : A
Zodiak : Aquarius
Pekerjaan : penyanyi, clarinet
Alat Musik: piano, gitar

Kim Kibum – Kibum SuJu
Nama Lengkap : Kim Kibum
Nama Panggilan: Kibum
Tempat-Tanggal Lahir : Seoul, 21 Agustus 1987
Golongan Darah : A
Tinggi Badan : 177cm
Berat Badan : 58 kg
Hobi : latihan nyanyi, latihan ekspresi muka
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, model
Genres Lagu : Pop, Dance-Pop, R & B
Alat Musik : piano
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, model
Website : www.actorkibum.com

Hangeng – HanKyung Super Junior
Nama Lain : HanKyung
Tempat – Tanggal Lahir : Mudanjiang, 9 February 1984
Gol Darah : O
Tinggi Badan : 181 cm
Berat Badan : 67 kg
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, model
Genres Lagu : Pop, Dance, R&B, Trot
Hobby : menari, ballet, main komputer
Hangeng merupkan anggota Super Junior yang non Korea karena dia berasal dari China

Kim Young Woon – KangIn Super Junior
Nama Lengkap : Kim Young Woon
Nama Panggilan: Kang-In
Golongan Darah : O
Tinggi Badan : 180 cm
Berat Badan : 70 kg
Tempat – Tanggal Lahir : Seoul, 17 January 1985
Pekerjaan : penyanyi, penari, aktor, MC, DJ Radio
Genres Lagu : Pop, Dance, R&B, Trot
Alat Musik: piano, gitar
Hobby : menyanyi, nonton film, Renang

Pre-debut

     Sejak akhir 1990-an, agen bakat Korea dan label rekaman SM Entertainment telah mengadakan audisi tahunan untuk menemukan bakat-bakat baru yang melengkapi keberhasilan kelompok pop H.O.T, S.E.S, dan Shinhwa, yang semuanya diciptakan oleh pendiri SM, Soo-Man Lee, di pertengahan 1990-an. Black Beat dan M.I.L.K adalah dua anggota pertama kelompok untuk direkrut pada tahun 2000 di bawah SM's Starlight Casting System di Seoul.
Pada tahun 2001, perusahaan pertama mereka di luar negeri mengadakan casting audisi dan menemukan Han Geng di Beijing, terpilih di antara tiga ribu pelamar.[1] Pada tahun yang sama, Yesung ditemukan pada Seoul's casting system bersama temanya, Shindong, Sungmin dan Donghae juga dipilih untuk menjadi trainee setelah penampilan mereka dalam sebuah kontes yang disponsori SM. Pada tahun 2002, Kang-In dan Kim Heechul direkrut bersama dengan Kibum, yang ditemukan di Los Angeles. Siwon di-casting pada tahun 2003 dan Ryeowook pada tahun 2004, di mana yang terakhir ini ditemukan melalui Chinchin Youth Festival.[2] Pada tahun 2005, Kyuhyun dipilih.
Tidak lama setelah boy band TVXQ debut pada tahun 2003, berita tentang rencana Lee yang belum pernah terjadi sebelumnya yaitu membentuk boy band lain dengan cepat menyebar di Internet. Pada awal 2005, Lee mengkonfirmasi berita dan mengumumkan bahwa boy band yang terdiri dari dua belas anggota akan melakukan debut di dekat akhir tahun, mempromosikan kelompok bernyanyi ini untuk menjadi "The Gateway of Stardom Asia."[3] Lee mengumumkan bahwa bahwa sebagian besar anggota dalam kelompok ini dipilih karena mereka telah berpengalaman tampil sebagai aktor, MC, model, dan host radio sebelum debut. Heechul dan Kibum telah berprofesi sebagai penghibur, dan sebagian besar anggota lain sudah membuat berbagai macam penampilan di televisi dan media.[4][5][6] yang sangat terinspirasi oleh konsep rotasi gadis Jepang grup Morning Musume, kelompok ini juga akan mengalami perubahan line-up, dengan anggota-anggota baru menggantikan beberapa anggota lama yang dipilih setiap tahun untuk menjaga grup ini tetap muda dan memiliki berbagai talenta. Konsep ini kemudian baru diperkenalkan ke pasar K-pop.
Untuk sementara kelompok itu dikabarkan akan bernama O.V.E.R, singkatan dari "Obey the Voice for Each Rhythm" (Patuhilah Suara untuk Tiap Irama).[7] Namun, sebelum nama ini diputuskan, SM hanya menyebut mereka sebagai Junior, yang berasal dari para anggota yang masih berusia muda ketika pertama kali menjadi SM trainee.[7] [2] Setelah para anggota memamerkan bakat mereka yang berbeda kepada perusahaan pada sebuah piknik. Kemudian perusahaan memutuskan meresmikan grup ini bernama Super Junior, generasi pertama dari Super Junior.[2]
Super Junior 05 membuat pra-debut mereka di saluran Korea M-net pada 11 September 2005. Pada acara itu, mereka melakukan berbagai gaya tarian hip hop. Mereka menampilkan tarian B2K. Han Geng, Eunhyuk, dan Donghae juga melakukan tarian dari lagu Usher, Caught Up. Namun penampilan mereka tidak disiarkan di televisi, hingga akhirnya pada 16 Mei 2006 disiarkan pada sebuah segmen di acara Super Junior Show.

2005-2006: Proyek Super Junior

     Super Junior 05 memulai debutnya pada program musik SBS Online Songs pada tanggal 6 November 2005, melakukan single pertama mereka, "TWINS (Knock Out)." Tunggal digital dengan "TWINS (Knock Out)", "You are the One", dan tiga lagu tambahan yang dirilis secara online pada 8 November. CD fisik dijadwalkan akan dirilis pada minggu berikutnya, tetapi album yang lebih lengkap, SuperJunior05 (TWINS), dirilis pada 6 Desember 2005 sebagai gantinya. Album perdana mereka terjual 28.536 kopi di bulan pertama rilis dan debutnya di # 3 di chart bulanan Desember 2005. [8][c] In that same month, they released "Show Me Your Love," a collaboration single with TVXQ. "Show Me Your Love" became the best-selling record of December 2005, selling 49,945 copies that month.[8] Pada bulan yang sama, mereka merilis "Show Me Your Love," sebuah kolaborasi tunggal dengan TVXQ . "Show Me Your Love" menjadi catatan terlaris Desember 2005, menjual 49.945 salinan bulan itu.
Pada Februari 2006, Super Junior 05 mulai pertunjukan untuk "Miracle", yang kedua tunggal promosi dari album debut mereka. "Miracle" adalah single pertama kelompok puncak # 1 di chart musik online dari Korea Selatan serta tangga musik Thailand, gambar bunga dari pasar internasional.[9] Sebagai promosi untuk "Miracle" berakhir, SM Entertainment mulai memilih anggota baru untuk Super Junior line-up proyek kedua, Super Junior 06. Perusahaan bahkan menyiapkan daftar anggota yang dipilih yang lulus dari grup. Namun, tidak ada anggota dibawa keluar dan anggota ketiga belas ditambahkan, bukan pada Mei 2006. Line-up proyek telah ditinggalkan sejak itu, dan kelompok hanya dikenal sebagai Super Junior, tanpa akhiran "05".[10][11]

2006-2007: Terobosan Sukses

     Pada 23 Mei 2006, SM Entertainment mengungkapkan ketiga belas anggota Kyuhyun, yang ditemukan melalui kompetisi menyanyi pada tahun 2005. Mereka merilis single "U" online untuk download gratis pada 25 Mei 2006 di website resmi mereka. "U" memiliki lebih dari 400 ribu download dalam waktu lima jam dan pada akhirnya rilis melebihi 1,7 juta download, sampai merusak server.[12][13] tunggal fisik dari "U" dengan total tiga lagu ini dirilis pada 6 Juni 2006, akhirnya terjual lebih dari 81.000 unit.[14] tunggal Korea menjadi salah satu lagu paling populer sepanjang tahun, menghasilkan # 1 spot selama lima minggu berturut-turut pada dua dari atas Korea program musik.[15] Pada akhir tahun, Super Junior dikumpulkan selama tujuh penghargaan di lima dari Korea Selatan atas upacara penghargaan musik, meraih gelar sebagai Best New Group of 2006.
Super Junior sub-unit pertama, balada-menyanyi trio Super Junior-KRY, memulai debutnya pada tanggal 5 November 2006 dengan pertunjukan lagu Hyena tema "The One I Love" pada program musik KBS Music Bank.[16] kedua sub - unit tiba pada bulan Februari 2007 yang disebut Super Junior-T. Yang berlari-kelompok bernyanyi merilis single pertama mereka "Rokkugo" di 23 Februari 2007 dan membuat debut performa di Lagu-lagu Populer dua hari kemudian.[17]
Super Junior album resmi kedua ini dimaksudkan untuk akhir tahun 2006 rilis, namun karena kebetulan beberapa kemunduran, Don't Don tidak dirilis hingga 20 September 2007.[18][19] Dalam tiga hari pertama dirilis, penjualan album offline untuk Don't Don melewati tanda 11.000 unit, memulai debutnya sebagai # 1 di semua tersedia offline grafik. Itu selesai bulanan September penjualan album sebagai # 1. 60.000 unit dikirim oleh minggu pertama rilis dan salinan tambahan dicetak.[20] Although Don't Don received rather bland reviews from critics, the album sold more than 160,000 copies by the end of the year, becoming the second best-selling record of 2007.[21][22] Walaupun Don't Don diterima agak hambar tinjauan dari para kritikus, album ini terjual lebih dari 160.000 eksemplar pada akhir tahun, menjadi yang terbaik kedua - catatan penjualan 2007. Album ini juga menemukan sukses di Taiwan; itu memecahkan rekor sebagai album Korea peringkat tertinggi di G-musik Combo Billboard Chart, melebihi album TVXQ dan Shinhwa. Album Super Junior juga menempati peringkat atas boy band Taiwan K Satu, yang album debut di # 6.[23][24]
Didukung oleh pelepasan Don't Don, Super Junior dinominasikan dalam tujuh kategori terpisah pada 2007 M.NET / KM Music Festival yang digelar di 17 November, 2007. Super Junior memenangi tiga kategori tersebut termasuk "Netizen Choice Award" dan "Mobile Popularitas", menjadi pemenang terbesar malam. Grup juga memenangkan "Best Artist of the Year" (Daesang), disebut oleh banyak orang sebagai pengakuan tertinggi dari upacara.[25] Super Junior mengumpulkan dua penghargaan pada 14 Desember 2007 di 2007 Golden Disk Awards.[26] Walaupun dikalahkan oleh SG Wannabe memenangkan "Daesang", Super Junior memenangkan "Bonsang" dan "Popularity Anycall TPL Award", yang diharapkan dilaporkan sebagai kemenangan bagi kelompok oleh media setelah keberhasilan Don't Don.[26]

2008-2009: Luar Korea

     Pada tanggal 2 Oktober 2007, SM Entertainment mengumumkan sub-unit ketiga Super Junior, Super Junior-M, sebuah subkelompok yang ditujukan untuk pasar Cina.[27][28] Sementara pembentukan subkelompok singkat menciptakan kontroversi di antara para penggemar dan manajemen, Super Junior-M menjadi sebuah kesuksesan fenomenal di Cina.[29] Mereka memiliki kesempatan untuk memiliki dua terjual habis konser di Hong Kong,[30] atas peringkat mingguan dengan penampilan mereka di berbagai program,[31] dan menjadi kelompok berhala yang paling pengesahan kontrak di China.[32] Dengan tidak adanya hampir separuh dari anggota di Korea, sub-unit keempat Super Junior ini terbentuk pada tahun yang sama untuk mencegah Super Junior dari menghilang dalam industri musik Korea. Dengan lima anggota dari Super Junior-T dan Yesung, mereka membentuk subkelompok, Super Junior-Happy. Super Junior-Happy merilis EP "Cooking? Cooking!" pada 5 Juni 2008, dan promosi berakhir pada 7 September, yang berlangsung selama empat bulan. Pada November 2008, Super Junior-T kembali, kali ini sebagai kelompok bernyanyi di Jepang, yang disebut SuperJunior-TxMoeyan; Moeyan menambahkan grup ini, seorang wanita yang terkenal dua kelompok komedi di Jepang.[33] "ROCK & GO", sebuah bahasa Jepang versi "Rokkugoh!!", debut di # 19 di Oricon Charts Harian.[34] dan melompat ke # 2 tiga hari kemudian.[35]
Tur besar pertama Super Junior, Super Show, yang dimulai pada 22 Februari 2008 di Seoul.[36][37][38][f] The tour covered three countries and had shows on six different cities, including Bangkok, Shanghai, and Beijing.[28][37][39] Tur mencakup tiga negara dan telah ditunjukkan pada enam kota yang berbeda, termasuk Bangkok, Shanghai, dan Beijing. Dari 8 Juli - 9 Juli, 2008, Super Junior mengadakan jumpa penggemar pertama mereka di Jepang, di Nippon Budokan di Tokyo, sebagai perayaan untuk pembukaan Homepage Jepang resmi mereka, yang diluncurkan pada 1 April 2008.[40] 12.000 tiket ke jumpa penggemar semua terjual habis dalam beberapa hari. Grup dikompilasi Jepang merilis satu hari berikutnya, yang berjudul "U / TWINS", yang meliputi versi Jepang "U" dalam rilis terbatas, untuk melengkapi acara. Tunggal memuncak di # 4 di Oricon Jepang Daily Chart di hari pertama rilis, dan turun ke bawah untuk hanya empat tempat dalam detik. Tunggal memecahkan rekor baru untuk menjadi yang pertama tunggal Korea telah membuat dalam top 10 di Oricon Jepang Weekly Chart.[41] Pada tanggal 2 Agustus 2008, Super Junior memperluas rute ke Genting Highlands, Malaysia, menjadi salah satu dari tamu pemain di MTV Asia Awards 2008 bersama dengan artis internasional lainnya seperti OneRepublic dan Jabbawockeez.[42] Mereka adalah seniman SM ketiga yang menang Favorite Artis Korea di MTV Asia Awards setelah Kangta dan BoA, dan yang kedua kelompok musik memenangkan penghargaan setelah JTL pada tahun 2008.[42]
Album ketiga Super Junior, "Sorry Sorry", dirilis pada 12 Maret 2009 dengan diakui ulasan.[43] Judul album single, "Sorry Sorry" ini dirilis secara digital pada 9 Maret 2009.[44] Dalam waktu kurang dari seminggu setelah preorders diumumkan, lebih dari 150.000 eksemplar pra-perintahnya.[45] "Sorry Sorry" adalah album pertama mereka debut di # 1 pada Hanteo Charts, dan terjual lebih dari 29.000 eksemplar pada hari pertama, Seo Taiji mengalahkan rekor 25.000.[46] Promosi untuk album mulai Maret 13 dengan kinerja "Sorry Sorry" dan "Why I Like You" di Music Bank.[47] Dua minggu kemudian, "sorry Sorry" menjadi nomor satu nyanyian minggu pada program yang sama.[48] Selama kinerja kelompok pada program musik Lagu-lagu Populer pada 15 Maret naik ke peringkat setinggi 14%, yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.[49] Dari Maret-Mei, "Sorry SOrry"mengumpulkan total sepuluh # 1 penghargaan dengan kemenangan berturut-turut di Korea, setelah tunggal menjadi sukses nasional dan internasional. [50][51] Setelah hanya satu bulan rilis, menjadi album terlaris tahun 2009 di Korea Selatan. Sorry Sorry juga yang kritis dan sukses secara komersial hit di negara-negara Asia lainnya, memilih kelompok untuk menjadi satu-satunya wakil di luar negeri untuk kedua kalinya di Taiwan's Golden Melody Awards tahunan. Sorry Sorry adalah album bahasa korea terlaris di Taiwan,,[52] Thailand, Cina, dan Filipina, di mana tercantum di album terakhir menjadi album K-pop yang pertama untuk mencapai # 1 di chart musik dari negara.

Awal 2010 - sekarang

     Setelah ditinggal pergi oleh salah satu personelnya yaitu hangeng atau Hankyung yang emilih bersolo karier dengan alasan tidak adilnya manajemen artis S.M Entertainment dan berkurangnya kondisi kesehatan, Super Junior masih melanjutkan konser super show 2 Mei 2010 Super Junior merilis album terbarunya yaitu "Bonamana" dengan hanya 10 personel, yaitu: Leeteuk, Heechul, Donghae, Diwon, Sungmin, Shindong, Ryeowook, Yesung, Kyuhyun, Eunhyuk, dikarenakan 2 personel mereka yang lain, Kibum lebih memilih berkonsentrasi di dunia peran dan Kangin mengikuti wajib militer.[53] Agustus 2010 Super Junior memulai konser mereka di luar negeri dengan tema Super Show 3. kini mereka telah meluncurkan album kelima dengan single mr.simple tetap 10 orang anggota dan sekarang hechul resmi mengikuti wajib militer sehingga sekarang yang aktif hanya 9 member .

Peristiwa Penting

Kecelakaan Mobil 19 April 2007

     Pada 19 April, 2007 pukul 12:20 KST, empat anggota Super Junior (Shindong, Eunhyuk, Kyuhyun dan Leeteuk) dan dua manajer terlibat dalam kecelakaan mobil. Sopir kehilangan kendali kendaraan dan van terbalik pada sisi kanan, bertabrakan dengan trotoar.
Kyuhyun, yang duduk di belakang kursi pengemudi ketika kecelakaan itu terjadi, terluka parah dengan patah tulang pinggul, pneumotoraks dari tulang rusuk, dan goresan dan memar. Kyuhyun juga kehilangan kesadaran untuk beberapa hari setelah kecelakaan itu terjadi. Leeteuk menderita goresan di punggungnya dan wajah, dan harus menerima beberapa jahitan. Dia melakukan operasi dan berhasil mengeluarkan pecahan kaca di punggungnya, dan menerima total 170 jahitan di kedua punggung dan wajahnya.
Shindong dan Eunhyuk, yang paling tidak terluka hanya dengan beberapa luka, goresan, dan memar, keduanya dibebaskan pada 23 April 2007. Leeteuk dan Kyuhyun pulih lebih cepat dari yang diharapkan, dan Leeteuk diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada 30 April, 2007. Kyuhyun dipulangkan dua bulan kemudian pada tanggal 5 Juli 2007.

Kesenian

Gaya Musik

     Secara keseluruhan, Super Junior telah merilis tiga album studio dan satu tunggal fisik, termasuk kadang-kadang kontribusi ke drama soundtrack. Mereka diakui untuk harmonisasi vokal mereka dan bersama-sama sebagai anggota masing-masing memberikan kontribusi suara yang berbeda kisaran dalam musik mereka. Beberapa anggota yang dikreditkan untuk teknik pukulan sabuk vokal mereka, terutama Yesung. Meskipun vokal kontribusi signifikan oleh setiap anggota , Yesung, Sungmin, Ryeowook, dan Kyuhyun diberi label sebagai vokalis memimpin grup. hindong, Eunhyuk, dan Kibum adalah rapper utama grup, dengan Donghae, Heechul dan Leeteuk secara konsisten sebagai pendukung vokal. Eunhyuk juga secara teratur menyumbang menulis musik rap grup.
Musik Super Junior terutama jatuh ke dalam kategori arus utama pop Korea. Genre lagu-lagu ini biasanya dicampur dengan cabang yang berbeda instrumen elektronik, dengan penekanan berat pada perkotaan kontemporer, tari pop, dan rap. Generic pop melodi digunakan lebih dalam SuperJunior05 (TWINS), sementara R&B dan electronica beats sulty digunakan lebih dalam "Sorry Sorry".
Super Junior bekerja sama dengan Jin Young Yoo, yang telah menghasilkan dan mengatur sebagian besar kelompok promosi sejak debut single. Yoo juga dikenal untuk menciptakan gaya SMP yang terkenal, sebuah genre yang meliputi infus seimbang rock, R&B, dan rap, dengan melengkapi unsur-unsur musik seperti gitar listrik, bass, dan instrumen perkusi yang berbeda.[54] Super Junior telah menonjol digunakan gaya SMP ini Don't Don.[55]
Super Junior telah meliput beberapa lagu dalam album mereka. Single perdana mereka "TWINS (Knock Out)" adalah penutup Triple Eight's "Knockout," yang dirilis pada tahun 2003. Sementara gaya musik ini kebanyakan dipertahankan seperti aslinya, "TWINS (Knock Out)" sentuhan lebih dekat dengan rap rock, rap dengan lebih cepat dan lebih menekankan pada instrumen bass. Pada sebagian besar meliputi mereka, judul asli disimpan. Contohnya termasuk Cape's "LOVE" dan Exile's "Believe". Namun, sebagian besar sampul buku ini adalah diatur ulang ke berbagai menyertai, seperti "Full of Happiness" milik HOT.

Gaya Tari

     Super Junior dikenal untuk melakukan pertunjukan yang sangat berpusat di sekitar mereka koreografi, dan diakui untuk mereka sangat sychronized tarian. Kelompok pra-debut adalah pertunjukan tari hip hop dan mereka juga telah bergabung dengan B-boy pertempuran dan pertunjukan sepanjang karier mereka.[56]
Gaya tarian mereka secara luas disebut sebagai jalan menari, dengan mayoritas dari mereka yang berisi koreografi tari hip hop seperti meletuskan bergerak, melambai, geser, dan cair menari. Sebagian besar lagu-lagu mereka biasanya berisi musik di mana salah satu jembatan untuk enam anggota dari grup melakukan pertunjukan tari. Han Geng, Shindong, Eunhyuk, dan Donghae dilaporkan penari yang paling terampil dalam kelompok, di mana empat di antaranya kelompok biasanya terlihat memimpin tari-tarian dan juga melakukan solo. Dances dalam bentuk seni bela diri yang banyak digunakan dalam rutinitas tarian baik sebagai Sungmin Han Geng dan terlatih secara profesional di daerah itu.</ref>[57] Beberapa anggotanya juga berpartisipasi dalam menciptakan koreografi tarian mereka, seperti yang Shindong koreografer utama untuk "U" dan untuk sebagian besar kelompok urutan tarian lain. Para anggota bekerja sama untuk menciptakan koreografi tarian untuk "Don't Don" dan "Marry U", baik promosi single untuk album kedua kelompok.

Gambaran

     Super Junior dikenal paling baik menjadi seorang muda, energik,dan kelompok humor. Kelompok ini juga menyatakan bahwa memiliki kerja sama tim yang baik adalah salah satu alasan kunci untuk keberhasilan mereka. Ikatan dan persahabatan antara anggota telah terlihat sejak sebelum kelompok debut, ketika SM mengatur semua dari mereka untuk tinggal di satu apartemen. Heechul telah menyebutkan beberapa kali bahwa kalau bukan bagi anggota-anggotanya, dia akan meninggalkan Super Junior untuk mengejar karier akting khusus.
Musik Super Junior dikenal karena memiliki banyak gambar dengan mengarang yang berbeda setiap rilis baru. Debut gambar Super Junior bersandar pelan menuju sebuah batu penampilan untuk melengkapi rap / rock "TWINS (Knock Out)". Untuk "Miracle," banyak anggota muda dan menampilkan sebuah gambar lucu dengan warna rambut lebih ringan dan gaya tarian lucu. Kelompok segera dialihkan ke tempat yang lebih matang, gaya rapi dengan "U", di mana para anggotanya mengubah rambut mereka yang lebih gelap dan mengenakan warna gelap, lebih berpakaian flamboyan. Untuk rilis "DOn't Don", kelompok yang dipimpin untuk sebuah transformasi gelisah. Mereka menjadi lebih menampakkan pakaian dan banyak anggota dikelantang rambut, memakai make-up gelap, dan tato sementara. Kang-in memiliki gaya rambut yang potongan rambut dengan desain tergores, Leeteuk dan Sungmin rambut pirang dan setengah bercukur, sementara Heechul, Han Geng, dan Kyuhyun memakai dengan gaya rambut yang berwarna cerah, yang semuanya diilhami oleh punk fashion dan modifikasi hip hop fashion. Untuk lagu 'Sorry Sorry',mereka menggunakan konsep 'Boys to Men'.Jika sebelumnya mereka lebih banyak menggunakan baju santai,kali ini mereka lebih banyak menggunakan setelan jas yang dimodifikasi agar tidak berkesan terlalu kaku. Gaya ini dengan cepat menjadi trendsetter di Korea.

Kritik

     Super Junior telah dikritik di masa lalu untuk lipsync dan kurangnya keterampilan vokal secara khusus untuk nada gemetar dan berat bernapas, Kritik memburuk pada bulan Juli 2006 ketika mereka lipsynched on Show! Musik Inti dari MBC, sebuah pertunjukan yang menjamin semua pertunjukan secara live. Meskipun penggemar membela mereka mengatakan bahwa Heechul sakit, para pengkritik mereka tidak menerima penjelasan ini. Mereka berpendapat bahwa karena band ini berisi tiga belas anggota, salah satu penyanyi seharusnya tidak memerlukan lipsynching oleh seluruh kelompok. Walaupun demikian, mereka masih tetap populer melalui basis penggemar yang besar dan penjualan album mereka telah kuat. Untuk meringankan kritik, Super Junior kinerja pertama "Don't Don," timah satu dari kelompok album kedua, adalah hidup dan tidak lipsynched. Dari tiga puluh enam lagu-lagu yang dilakukan pada kelompok live pertama tur konser, Super Show, hanya enam lagu yang lipsynched, suatu prestasi yang diterima ulasan positif. Beberapa anggota juga telah melakukan versi acapela lagu mereka.-->






Rabu, 18 Juli 2012

Jam Kosong


Inilah wjah saat jam kosong

































Mars SMK Negeri 1 Kota Mojokerto

SMK Negeri 1 Kota Mojokerto tercinta kami akan selalu banga...
Menjadi satu keluarga menyongsong masa depan menggapai cita-cita...
Mencipta generasi muda dengan iman dan takwa kepada tuhan yang esa...

Yang mampu tuk berkompetisi menghadapi dunia di era globalisasi...
Berpribadi mantap, serta mandiri...
Cerdas, bertanggung jawab...
Menghadapi kemajuan teknologi dan informasi...

Ayo maju, jaya selalu SMK Negeri 1...
Mencerdaskan anak bangsa demi kemajuan negara...
Jaya selalu, SMK Negeri 1 Kota Mojokerto...